Kamis, 14 Februari 2013

February Giveaway: Let's Talk About Love

Februari emang identik dengan romance yah..  Sebenarnya,  ada banyak buku romance yang masuk daftar wishlistku, tapi karena hanya boleh milih satu, aku pilih buku ini..

Judul : 4 Ways to Get a Wife
Penulis: Hyun Go Wun
Penerbit : Penerbit Haru
Genre : romance, drama
Harga : Rp. 57000
Sinopsis :
Wanita yang suka memungut apa saja, lelaki yang selalu ditolak oleh siapa pun.

Kisah romantis mereka dalam sebuah perjanjian jangka pendek!

<Dicari: Istri Kontrak>

Persyaratan: Usia antara 25–30 tahun, fisik sehat, dan penampilan rapi. IQ diatas 130.    Memiliki pekerjaan tetap.

Kesepakatan: Diberikan uang kontrak dan upah per tahun standar lulusan universitas

                      Disediakan pakaian dan pembantu rumah tangga

                     Setelah kontrak selesai, akan diberikan keuntungan khusus seperti belajar di luar negeri

Perhatian: Bukan kontrak seumur hidup. Masa kontrak maksimal 3 tahun. Kontrak akandiperbarui setiap tahun. Tidak diperbolehkan adanya kontak fisik atau keluhan apa pun.

Lampirkan CV, surat keterangan kesehatan, dan sertifikat tes IQ.  Wawancara akan dilakukan setelah lulus seleksi dokumen.

Dunia sepertinya sudah semakin gila ketika aku melihat iklan untuk mencari ‘istri kontrak’ yang terpasang di koran hari itu. Apalagi, ketika wanita yang terpilih menjadi kandidat dari iklan itu adalah adikku sendiri yang baru berumur 20 tahun, yang memiliki perbedaan umur lebih dari 12 tahun dengan lelaki itu. Benar-benar sinting!

Setelah bersusah payah menjauhkan dan menyelamatkan adikku, lelaki itu malah berkata padanya dengan wajah datar. ‘Tidak ada burung pegar, ayam pun jadi’.

Ayam? Siapa yang ayam? Sekarang ia malah menawariku menjadi istri kontraknya!

Novel ini merupakan novel terjemahan yang katanya bakal ada K-Dramanya, maka dari itu aku tertarik baca novel ini. Aku penasaran sama kisah cinta istri kontrak itu. Biasanya, kalau ada perjanjian seperti ini, pasti banyak terjadi percekcokan yang lama-kelamaan tumbuh menjadi cinta :D

Friday's Recommendation #4

Jum'at~ Waktunya Friday's Recommendation di Ren's Little Corner
Rules :
1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan. Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kudua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.

3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.

4. Posting button meme di bawah ini


5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bog Ren's Little Corner, sehingga pembaca bisa blogwalking.

6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.

Karena minggu ini lagi suka baca ini, maka aku merekomendasikan....


Judul : James Bond, Adeknya!
Penulis : Rudiyant
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Genre : Komedi
Tebal : 272 halaman
Sinopsis:
Apa jadinya kalo Kosim yang terlalu sok tau itu berpartner dengan Kipoy yang blo'on abis? Apalagi kalo misinya berurusan dengan mafia kelas kakap, penculikan anggota geng motor, penyusupan dan transaksi.

Kalo urusan yang biasa aja bisa jadi berantakan bin kapiran, apalagi yang serius begini? Ribetnya, persaingan cinlok juga bikin kisruh.

Tapi Abdul Kosim, yang ngaku-ngaku adeknya James Bond ini, nggak kurang akal. Apalagi ditemenin Kipoy keplek, semua urusan pasti beres!

Sebenarnya, baru kali ini aku baca kisah detektif-detektifan. Menurutku sih buku ini lucu abis, sanggup bikin aku ngakak. Mereka nyelesaiin masalah dengan cara yang nggak biasa. Tingkah mereka yang aneh bin lucu itu yang bikin aku ngakak, makanya aku mau merekomendasikan buku ini :D

Buat teman-teman yang mau ikutan, bisa langsung ke blog Ren's Little Corner yaaa^^

Rabu, 13 Februari 2013

[Review] Pacarku Juniorku by Valleria Verawati

Judul : Pacarku Juniorku
Penulis : Valleria Verawati
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 208 halaman

Mungil, manis, jadi ketua OSIS, tapi judesnya minta ampun. Itulah Bia, cewek kelas 3 SMA Constantine. Banyak cowok naksir Bia, tapi Bia menganggapnya angin lalu.

Waktu acara MOS, Bia ketemu sama Egi, cowok kelas 1 yang rada tengil, tapi baik hati dan nggak gampang nyerah.Waktu mendapat hukuman disuruh nyanyi, Egi malah sengaja menggoda Bia, bikin Bia makin benci sama cowok itu.

Ternyata ada kebaikan hati dibalik judesnya Bia. Ada ketulusan cinta dibalik ketengilan Egi. Tapi kedekatan dua anak manusia itu terusik, karena sahabat Bia juga naksir Egi...
***

Bia, cewek bertubuh mungil yang dikenal paling galak diantara para OSIS dan ditakuti oleh semua peserta MOS, untuk pertama kalinya mendapat surat cinta dari peserta MOS (biasanya dapet surat benci :D). Egi, cowok keren yang langsung populer itulah yang membuat surat cinta untuknya. Egi memang sudah jatuh cinta pada Bia sejak hari pertama MOS. Ia terus berusaha membuat mendekati Bia, tapi Bia selalu saja menolak. Bia selalu membentak-bentak Egi, tapi Egi pantang menyerah. Seperti Bia yang terus membentak-bentaknya, Egi malah terus mendekati Bia. Sebenarnya, ada satu alasan kenapa Bia tidak mau berhubungan dengan Egi atau cowok lainnya. Kira-kira, apa ya alasan itu? Dan, apakah Egi berhasil membuat Bia jatuh hati?

Tiga kata untuk novel ini. Seru, kocak, menyenagkan! Kelakuan Egi yang agak-agak bloon (karena nggak bisa lompat kodok) pada awal BAB 1, berhasil  membuatku ketawa ngakak. Adu mulut antara Egi dan Bia selaluseru untuk diikuti. Itulah yang membuat novel ini menyenangkan.

Gaya bercerita yang asik mampu membuatkuhanyut dalam novel ini. Cerita di novel ini juga tidak melulu tentang Bia dan Egi. Ada juga cerita tentang keluarga Bia, sahabat-sahabat Bia (Cha-Cha, Yuki dan Tammy) dan rahasia Tammy tentang Egi. Sehingga membuat novel ini lebih berwarna.

Novel ini pas banget dah buat anak SMA kayak aku xD dan pecinta novel teenlit tentunya^^

Selasa, 22 Januari 2013

New Authors Reading Challenge 2013


New Authors Reading Challenge 2013 adalah reading challenge pertama saya. Tahun sebelumnya saya tidak pernah menargetkan berapa buku yang saya baca. New Authors Reading Challenge 2013 adalah reading challenge dari Ren’sLittle Corner yang (kalau enggak salah) bertujuan untuk menemukan penulis-penulis baru yang tulisannya belum pernah kita baca.
Rulesnya :
1. Durasi challenge adalah setahun. Mulai dari 1 Januari - 31 Desember 2013.
2. Buku yang dibaca, adalah buku fiksi. Yang tidak termasuk dalam kategori buku untuk challenge ini : komik, graphic novel, kumcer (anthology), novella (cerita pendek), dan buku non fiksi.
Note : Untuk mengetahui apakah buku yang dibaca termasuk full novel, jumlah halaman untuk buku yang dibaca harus lebih dari 200 halaman 
3. Buku yang dibaca harus dari pengarang yang benar - benar baru untuk para peserta. Tidak ada batasan buku diterbitkan tahun berapapun.
Sebagai contohnya seperti ini :
Kamu ingin membaca buku Lords of The Ring karya J.R.R. Tolkien untuk challenge ini. Jika sebelumnya kamu tidak pernah baca karya Tolkien, maka beliau adalah pengarang yang baru untukmu.
Sebaliknya jika pada tahun kemaren kamu sudah baca buku karangan Dee Lestari, dan tahun ini kamu membaca karya terbaru dia yang rilis 2013, maka bukunya tidak masuk dalam kategori.
4. Boleh membaca baik edisi terjemahan atau edisi dalam bahasa asli (bahasa Inggris, Jepang, etc)
5. Tidak boleh re-read (baca ulang)
6. Jika buku yang kamu baca adalah bagian dari serial, yang masuk dalam challenge ini hanya buku pertama dari seri itu.
Contohnya : J.R.Ward adalah pengarang baru bagi kamu, dan kamu memutuskan untuk membaca buku pertama serial Black Dagger Brotherhood. Hanya buku pertama saja yang terhitung baru, buku selanjutnya tidak dimasukan. Jadi, satu pengarang, hanya boleh satu judul buku saja.
7. Boleh digabung dengan reading challenge dari blog - blog lain.
8. Khusus untuk blogger, buat master post tentang event ini di blognya. Khusus bagi mereka yang tidak punya blog (hanya ada akun Goodreads, Tumblr, Google plus, atau Facebook) silakan menuliskan pilihan levelnya di kolom komentar di blog ini.
9. Level untuk challenge ini adalah :
- Easy : 10 - 12 buku
- Middle : 12 - 20 buku
- Hard : 20 - 40 buku
- Maniac : > 40 buku
Naik level dibolehkan, jika peserta mengambil level Easy, Middle dan Hard.
10. Buku yang sudah selesai dibaca harus direview. Karena saya tidak tahu pengarang siapa saja yang tergolong baru untuk peserta, maka saya hanya bisa mengeceknya di review yang peserta tulis :). Review boleh bebas dimana saja (blog atau Goodreads)
11. Tidak perlu membuat list buku apa saja yang dibaca. Jika membuat list, diperbolehkan untuk mengganti judul buku jika dirasa kurang sesuai.
12. Khusus untuk blogger,  posting button untuk event reading challenge ini di side blog kamu.
13.  Jika sudah menentukan level, daftarkan link kalian di linky di bawah ini. Berikut ini saya berikan petunjuk untuk beberapa akun dalam mendaftarkan linknya :
- Blogger : Ketikkan link post blog kalian di kolom url
- Goodreads : Buat shelf khusus challenge ini (untuk nama shelf bebas), lalu ketik link shelf nya di kolom url
- Tumblr : Buat post khusus untuk challenge ini, dan ketik link Tumblr kalian di kolom url
- Facebook : Buat notes khusus untuk challenge ini, dan ketik link notesnya di kolom url
14. Pendaftaran akan dibuka mulai dari sekarang. Dan saya membebaskan partisipan untuk mendaftar kapan saja. Tapi lebih baik kalau mendaftar segera, supaya ga ketinggalan ikut kuis yang saya adakan tiap bulan.
15. Untuk peserta, wajib mencantumkan email yang bisa dihubungi di kolom komentar di bawah ini. Karena nantinya akan saya pakai untuk mengirimkan update challenge :)
16. Tiap bulan akan ada post update reading challenge, dan peserta wajib mendaftarkan link reviewnya di daftar linky yang ada di blog ini.
Tertarik? Segera daftar di Ren’s Little Corner

Karena ini reading challenge pertama saya, saya ngambil level....

Middle : 12 - 20 buku

Buku yang sudah saya baca :
1. Lovasket by Luna Torashyngu
2. Dekat di Mata Jauh di Hati by Nora Umres
3. Pacarku, Juniorku by Valleria Verawati
4. Miss Pesimis by Alia Zalea
5. Makhluk Tuhan Paling Katrok by Netty Virgiantini

[Review] Gaun-Gaun Kesunyian



Judul : Gaun-Gaun Kesunyian
Pengarang : mayokO aikO
Penerbit : Universal Nikko
Sinopsis:
Gaun-Gaun Kesunyian adalah warna cinta dan perjalanan cinta yang isnpiratif! Patah hati bukanlah warna yang gelap gulita! Ia hanyalah bagian dari kisah yang menyempurnakan sebuah warna cinta seperti gaun gaun yang menyodorkan warna-warninya. Gaun Gaun Kesunyian membuat kamu berkeliling menelusuri kota-kota indah dari Senggigi hingga Kofu di Jepang!

Gaun-Gaun Kesunyian merupakan kumpulan karya-karya dari mayokO aikO (kenapa huruf belakangnya besar dan huruf depannya kecil? Karena begitulah tulisan di buku ini. Sepertinya sang penulis ingin mencoba sesuatu yang berbeda) yang sepertinya sudah pernah diterbitkan di suatu majalah. Di setiap akhir sebuah cerita, selalu ada nama majalah dan tanggal, seperti pada cerita berjudul Seindah Mata Kristalnya, diakhirnya ada tulisan Majalah Anita, 26 Mei – 4 Jui 1997.
Buku ini memuat 14 cerpen, dengan cerita dan tokoh yang berbeda tentunya. Ke 14 cerpen itu berjudul, Gaun-gaun yang Sedih, Seindah Mata Kristalnya, Setengah Jam Saja, Valentine di Kota Masa Lalu, Diary Ketujuh Belas, Gadis Itu Bernama Kirei Na, Opera Tahun Baru, Parodi Cinta, Pelangi di Senggigi, Reinkarnasi, Tentang Bidadari Kecil, Scraf Merah Jingga, Kali ini Tentang Kehilangan dan Kali ini Tentang Luna. Kalau dilihat sekilas, judul cerpen yang pertama (Gaun-gaun yang Sedih) dan judul buku kumcer ini (Gaun-Gaun Kesunyian) mirip. Mungkin judul untuk buku ini terispirasi dari judul cerpen itu.
Karena buku ini adalah buku kumpulan cerpen jadi terdapat berbagai macam karakter di dalamnya. Ada yang yatim piatu, ada yang punya keluarga lengkap tapi ngerasa di buang. Ada yang cakep, ada yang biasa aja. Ada yang kaya, ada yang sederhana. Bahkan ada yang dari kerajaan. Tapi, kalau diteliti kebanyakan tokohnya berpenampilan modis, cakep (ganteng untuk laki-laki & cantik untuk perempuan) dan dari keluarga yang kaya. Alurnya pun beragam. Ada yang happy ending, ada juga yang sad ending. Latar tempatnya juga beragam. Ada di Indonesia, ada juga di Jepang. Tapi, kalau diteliti kayaknya lebih banyak yang sad ending dan lebih banyak yang berlatar di Indonesia, terutama di kota-kota yang ada di Jawa Tengah.
Buku ini menggunakan bahasa yang mendayu-dayu. Saking mendayu-dayunya sampai ada kalimat yang kurang komunikatif. Seperti pada kalimat langsung yang ada pada cerita Seindah Mata Kristalnya, akhir kalimatnya selalu menyebutkan nama lawan bicaranya. Misalnya,
“Bukan, Re.”
“Ya, Re.”
“Jangan, Re.”
Awalnya sih ngga papa, tapi kalau lama-lama bacanya jadi risih. Sebaiknya hanya diawal pembicaraan saja diberi kata sapaan pada akhir kalimat. Untuk kalimat selanjutnya tidak perlu karena pembaca sudah tau kepada siapa si tokoh berbicara.
            Eits, karena buku ini menggunakan bahasa yang mendayu-dayu bukan berarti buku ini jelek lho! Berkat bahasa yang mendayu-dayu itu, aku jadi punya banyak kosa kata baru. Terus dapat majas yang keren-keren.
            Oh ya, di beberapa cerita di buku ini juga dilengkapi dengan Bahasa Jepang lho! Aku jadi tau beberapa kosa kata Jepang yang baru. Tapi, sayangnya ada beberapa kalimat berbahasa Jepang yang ngga ada translatenya. Jadi, aku ngga ngerti dia ngomong apa. Sebaiknya, kalau pakai bahasa asing dilengkapi dengan terjemahannya. Kasihan kan yang ngga ngerti. Typo erorrnya juga cukup banyak.
            Untuk covernya, catchy banget. Sesuai dengan judulnya. Kalau dilihat sekilas sih kayak coretan-coretan biasa. Tapi, coba deh liat lebih teliti, sebenarnya itu gambar sebuah gaun.
            Kata-kata yang aku suka adalah penggalan kalimat langsung yang terdapat pada cerpen berjudul Gaun-Gaun yang Sedih yang berbunyi seperti ini “Hidup terlalu pendek,Roy.Tak lebih dari satu tarikan napas bila kamu mengisinya dengan sesuatu yang sia-sia.” Kata-kata itu mengingatkan aku betapa pentingnya menghargai waktu. Satu detik itu berarti segalanya. Apapun yang kita lakukan haruslah dengan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar kita tidak menyesal nantinya.
            Well, buku ini cukup berkesan buat aku. Kenapa aku bilang cukup berkesan? Karena ada beberapa cerita yang mampu buat aku terpukau, saking terpukaunya sampai nangis. Tapi, ada beberapa yang bikin bosen. Buku ini cocok untuk para pecinta kumpulan cerpen dan para pecinta cerita dengan gaya bahasa yang mendayu-dayu.

[Review] Lovasket by Luna Torashyngu


Judul                           :    Lovasket
Penulis                        :    Luna Torashyngu
Penerbit                      :    Gramedia Pustaka Utama
Genre                         :    Teenlit
Tahun terbit               :    2007
Jumlah halaman         :    312

Novel ini bercerita tentang anak SMA bernama Vira yang cantik, dari keluarga yang kaya dan jago main basket. Memiliki sebuah geng yang sudah bisa dipastikan anggotanya dari keluarga terpandang juga. Sampai suatu ketika, kehidupannya berubah 180 derajat. Ayahnya masuk penjara dan ia jatuh miskin. Ia dijauhi teman-temannya dan dikeluarkan dari sekolah. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Akankah ia sanggup menjadi orang miskin?

Menurutku novel ini sangat menyenangkan. Gaya bercerita yang digunakan penulis (Luna Torashyngu) sanggup membuat aku hanyut dalam cerita. Apalagi waktu pertandingan basketnya. Luna Torashyngu bisa mendeskripsikan pertandingan dengan apik. Menurutku, dia tidak bercerita. Dia seperti menunjukkannya. Menunjukkan sebuah pertandingan basket yang menegangkan. Aku sampai bisa merasakan pertandingan yang sesungguhnya. Percaya nggak percaya, aku juga ngerasa deg-degan menanti akhir pertandingan. Meskipun aku bisa mengetahuinya dalam sekejap dengan melirik halaman berikutnya, tapi aku tidak melakukannya karena aku tidak mau melewatkan detail pertandingan itu.

Sayangnya, ada  beberapa istilah yang tidak aku mengerti. Aku memang bukan pemain basket dan tidak terlalu tahu istilah-istilah dalam olahraga tersebut. Jadi, saat membaca beberapa istilah dalam permainan tersebut aku sedikit menaikan alis karena tidak ada penjelasannya. Memang sih tidak terlalu berpengaruh karena pertandingan yang seru itu selalu menuntut kita untuk membacanya, tapi akan lebih bagus jika diberikan sedikit penjelasan. Jadi, pembaca (yang sepertiku, terutama) tidak perlu menaikan alis.

Soal cover, aku suka banget. Gambar cewek di cover itu bener-bener bisa menggambarkan sosok seorang Vira yang tomboy enggak, feminin juga enggak, pas banget deh. Tapi, aku sedikit rancu melihat gambar cowoknya. Apakah itu pacarnya? Tapi, pacarnya tidak bermain basket. Mantannya? Emang sih dia pemain basket, tapi dia tidak pernah tanding melawan Vira. Sahabatnya? Yah, bisa jadi sih. Tapi, aneh aja. Soalnya Vira itu lebih sering tanding sama mantan sahabatnya (cewek).

Overall, novel ini sangat menghibur. Rasanya aku enggak cuman baca novel doang, tapi sekaligus menyaksikan pertandingan basket. Sepertinya novel ini cocok buat yang suka novel bergenre teenlit, pecinta novel yang seru dan pemain basket yang suka baca novel.

Senin, 03 Desember 2012

[Review] Cheeky Romance by Kim Eun Jeong


Judul : Cheeky Romance
Penulis : Kim Eun Jeong
Genre : Romance-comedy
Tebal :  450 hlmn
Penerbit : Penerbit Haru
Sinopsis :

Wanita yang  tingkahnya tidak terduga, “si ibu hamil nasional”, vs laki-laki yang selalu dianggap sempurna,“si dokter nasional”.

Aku adalah seorang reporter. Saat aku sedang bekerja, di tengah syuting, muncul seorang dokter kandungan yang marah-marah seperti orang gila dan menuduhku sebagai ibu hamil. Celakanya, acara itu sedang ditayangkan ke seluruh penjuru negeri. Akibatnya, aku dikenal sebagai “ibu hamil nasional”, bahkan sampai punya pahlawan pelindung segala

Mendengar seseorang ingin menghapus anaknya, rasanya aku ingin segera menuntut perempuan itu. Suatu hari, aku bertemu lagi dengan perempuan bodoh itu. Berani-beraninya seorang ibu hamil minum alkohol di hadapanku, si dokter kandungan? Sampai makan kacang merah dan ikan fugu yang berbahaya bagi janin? Perempuan ini benar-benar kelewatan

Waaaaoow!! Novel ini benar-benar D-A-E-B-A-K...daebakk~!! Baca novel ini bener-bener serasa nonton K-Drama lho! Cara penuturan sang penulis yaitu Kim Eun Jeong sangat khas dan sangat keren. Aku benar-benar hanyut terbawa arus cerita ini.

Novel yang menceritakan tentang kesalahpahaman antara seorang dokter dan seorang reporter baru aku temui di novel ini. Kesan yang aku dapatkan lucu. Sumpah, novel ini benar-benar lucu. Tindakan mereka yang diakibatkan oleh kesalahpahaman membuat novel ini sangat menggelitik perut. Aku benar-benar mendapatkan selera humor yang ingin disampaikan oleh Kim Eun Jeong dan aku sangat salut dengan sang penerjemah (Putu Pramania) yang bisa menyampaikan ulang kisah ini dalam Bahasa Indonesia dengan apik.

Sayangnya, aku tidak merasakan sesuatu yang menyedihkan. Aku sempat membaca beberapa adegan yang membuat Yoo Chae menangis, tapi entah kenapa aku tidak bisa merasakan kesedihannya. Apa aku terlalu fokus pada kisah humornya? Entahlah. Yang pasti, aku tidak mendapat feel yang pas sewaktu membaca bagian sedihnya. Sebaiknya, diseimbangkan antara selera humor dan melankolisnya.  Humornya memang bisa mengocok perutku, tapi kisah sedihnya belum bisa menyentuh hatiku. Sebaiknya, jika ingin menyajikan kisah sedih, diceritakan lebih mendalam sehingga pembaca bisa merasakannya juga.

Untuk covernya catchy banget. Sangat menarik para pembaca termasuk aku. Bahkan, waktu itu (sebelum aku punya novel ini), hanya dengan melihat covernya saja, aku berani taruhan kalau cerita di novel ini sangat keren. Dan ternyata aku benar! (Sayangnya, tidak ada yang mau taruhan denganku, coba saja ada yang mau, pasti aku sudah dapat banyak uang :p)

Yang paling aku suka dari novel ini adalah di setiap pergantian babnya selalu disertai quote-quote keren. Dan yang paling menarik perhatianku adalah...

Rasa cemburu selalu hadir bersama rasa cinta. Tetapi, ia belum tentu pergi dengan rasa cinta itu.

Rangkaian kata itu dipopulerkan oleh La Rochefoucauld dan terdapat pada awal BAB 8 dalam novel ini. Kata-kata itu sangat sederhana tapi begitu bermakna. Setiap orang yang jatuh cinta pada lawan jenis pasti akan cemburu jika melihat orang yang dicintainya bersama orang lain, tapi ketika cemburu itu hilang, apakah cinta juga ikut pergi? Tentu saja tidak! Cinta itu tetap ada, bahkan bertambah besar.

Overall, novel ini sangat menyenangkan. Benar-benar menghibur dan bisa menghilangkan rasa galau. Novel ini juga mengajarkan aku arti penting “bertanya”. Ketidaktahuan itu mengerikan. Ketidaktahuan mengakibatkan kesalahpahaman. Dan kesalahpahaman itu bisa membuat orang lain menderita. Bertanya itu satu-satunya jalan untuk mengetahui yang sebenarnya dan tidak mengakibatkan kesalahpahaman. Intinya, novel ini mengajarkan aku untuk tidak menjadi orang yang “sok tahu”. Aku sangat sangat sangat merekomendasikan novel ini untuk para pecinta K-Drama dan para pecinta novel bergenre romance comedy. Buat kamu yang lagi galau juga bisa coba baca novel ini untuk mengobati rasa galau lhoo! ^^